20 Santri Berprestasi Bata-Bata Tembus Tingkat Jawa Timur

mtq-muba-2

Bata-Bata – Untuk kesekian kalinya, Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (PP. MUBA) menjuarai sebuah event perlombaan. Ahad s/d rabu kemarin (25-28), PP. MUBA berhasil mencantumkan sebanyak 20 santrinya dalam daftar nama pemenang. Sebanyak 20 santri dari berbagai tingkat pendidikan di PP. MUBA tersebut berhasil memenangkan lomba yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Ratusan peserta dari berbagai lembaga pendidikan di Pamekasan turut berpartisipasi untuk mengikut-sertakan anak didiknya dalam ajang tersebut.

Lomba yang berlangsung selama tiga hari tersebut diletakkan di tiga tempat utama, yaitu Kantor Bupati, Kantor Wakil Bupati, dan STAIN lama Pamekasan. Ada delapan cabang lomba yang diselenggarakn oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan, diantaranya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Tafsir Qur’an yang terbagi ke dalam tiga bahasa yaitu, bahasa Indonesia, Arab, dan bahasa Inggris, Musabaqah Khottil Qur’an (MKQ), Qiro’ah Sab’ah, dan Musabaqah Makalah ‘Ilmul Kutub (MMIK). “Lomba ini bertujuan untuk menggali potensi santri dan juga sebagai ajang seleksi untuk mewakili Pamekasan di tingkat Jawa Timur nanti,” kata Ustad Mujiburrahman, selaku PEMBAKMIN pesantren.

Dari semua cabang lomba tersebut, hanya ada dua loma yang tidak dijuarai oleh santri Bata-Bata. Bata-Bata tercatat sebagai penyumbang tropi terbanyak untuk kecamatan Palengaan, dan juga dinobatkan sebagai juara umum. Dari sekian banyak peserta se-kabupaten Pamekasan, panitia hanya mengambil tiga peserta terbaik dari setiap cabang lomba.

Baca Juga :   Bahasa Arab ft Bahasa Inggris di Pesantren

Bata-Bata sendiri pada awalnya menyiapkan sebanyak 50 santrinya untuk mengikuti lomba yang bertahap mulai dari kecamatan tersebut. Akan tetapi, hanya 20 santri yang berhasil lolos ke tingkat Kabupaten. Hal ini disebabkan, selain gagal di tingkat Kecamatan, juga kebanyakan santri yang akan diikut-sertakan kesehatannya terganggu.

mtq-muba-1

Pihak pesantren mengaharapkan kepada santri yang telah lolos ke tingkat Provinsi tersebut untuk terus meningkatkan serta mengasah kemampuannya. Saat ini 20 santri tersebut sedang menjalani bimbingan intensif untuk persiapan lomba berikutnya ke jenjang yang lebih tinggi. “Saya harap mereka bisa menembus Nasional atau bahkan ke tingkat Internasional, dan saya harap bagi mereka (santri, red) yang tidak lolos untuk tidak berkecil hati. Sebab, masih banyak event-event lomba selanjutnya, asalkan mereka siap dan terus mengasah kemampuannya,” lanjut Ustad Mujiburrahman seraya menyampaikan motivasinya bagi para santri. (liel)

Sumber : bata-bata.net