Madame Tussauds akan Buat Patung Jokowi dengan ‘Baju Kebesaran’

Presiden Joko Widodo bersiap sebelum pemotretan foto resmi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10). ANTARA FOTO/Setpes-Cahyo Bruri Sasmito/HO/pras/Rei/pd/14.
Presiden Joko Widodo

Pihak museum galeri Madame Tussauds, yang berada di Hongkong, hendak membuat ‘duplikat’ patung lilin Presiden Joko Widodo. Berarti hanya ada dua tokoh Indonesia yang dibuatkan patung lilin, yakni Presiden Pertama RI Ir Soekarno dan Presiden Ketujuh RI Jokowi.

Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala mengatakan, patung yang akan dibuat yakni penampilan Jokowi yang selalu mengenakan kemeja putih lengan panjang yang menjadi ciri khasnya. Tujuannya untuk mencitrakan Jokowi sebagai sosok yang sederhana dan dekat dengan rakyat.

“Pertama, beliau ini Presiden sederhana. Baju putih terus. Kedua prorakyat. Pro rakyatnya ini dilihat dia sayang banget sama rakyatnya. Ketiga adalah antikorupsi,” kata Djumala saat ditemui di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2016).

Dikatakan Djumala, sangat jarang ada pemimpin Asia yang citranya dekat dengan rakyat dan sederhana.

“Ikon ini yang ingin ditonjolkan dari patung lilin Pak Jokowi. Sederhana, merakyat dan antikorupsi. Ini pemimpin dunia negara berkembang, Asia, jarang ada yang kayak gini. Inilah yang diambil,” kata Djumala.

Namun, lanjut Djumala, pihak Istana Kepresidenan tidak ingin patung tersebut sekedar mencitrakan Jokowi. Diharapkan, patung lilin Jokowi itu bisa menjadi ajang promosi Indonesia di mata dunia.

“Bagi kita sendiri bukan hanya mencitrakan Pak Jokowi sebagai person saja. Namun mempromosikan Indonesia sebagai nation. Nation itu bisa antikorupsi, bahwa kita memang pemerintah prorakyat. Nanti juga ditaruh di stand, stand-nya ditaruh ornamen-ornamen Indonesia. Kita promosikan budaya Indonesia. Ini sekaligus nation branding,” katanya.

Untuk itu, lanjut Djumala, pihak Istana Kepresidenan meminta kepada pihak Madame Tussauds untuk selalu mengubah penampilan Jokowi selama dipajang. Permintaan ini pun telah disetujui pihak Madame Tussauds.

“Sudah kami bilang (ke museum). Kita yang mengusulkan dan mereka setuju. Bisa setiap dua bulan diganti, atau tiga bulan sekali. Nanti bisa baju putih digulung, baju kebesaran beliau. Kemudian baju batik, batik itu juga bisa macam-macam. Bisa batik Solo, Jogja, Bandung, Madura. Mungkin tenun Bugis. Macam-macam. Itu sarana promosi Indonesia,” jelas Djumala.

“Jadi mengunjungi figur Pak Jokowi sebagai citra Indonesia,” tambahnya.

Lalu, apakah pihak Jokowi mengeluarkan biaya untuk dibuatkan patung lilin tersebut?

“Nol rupiah. Itu karena ketokohan Pak Jokowi, karena itu dia dipilih. Dan untuk Indonesia, hanya dua yang ada patung lilinnya, Pak Jokowi dan Soekarno. Silakan artikan sendiri kenapa cuma dua itu,” jelas Djumala.