Inilah Sebabnya, Kenapa Wajah Suami Istri Terlihat Mirip

congkop.xyz – Banyak orang mengatakan, kalau wajah pasangan suami istri mirip berarti mereka berjodoh.

Aneh kan?,  kok bisa wajah suami istri bisa mirip? Apa penyebabnya?

Ternyata masalah ini sudah pernah diperbincangkan oleh para ahli Psikologi dan inilah sebabnya kenapa wajah mereka bisa terlihat mirip.

1. Wajah hampir sama karena selalu bersama

Inilah Sebabnya, Kenapa Wajah Suami Istri Terlihat Mirip

Menurut ahli Psikologi, semakin selalu bersama, maka wajah suami istri akan terlihat mirip. Ini disebabkan karena gaya hidup mereka sudah menyatu dan saling mempengaruhi satu sama lain.

Suami istri cenderung untuk mengikuti cara hidup atau gaya hidup orang yang dicintainya. Semakin banyak persamaan yang positif, maka semakin mirip antara satu sama lain.

 

 

2. Sebenarnya dari awal Suami Istri mencari pasangan yang wajahnya mirip

Inilah Sebabnya, Kenapa Wajah Suami Istri Terlihat Mirip

Apabila suami istri sedang mencari pasangan, tanpa mereka sadari sebenarnya mereka mencari seseorang yang mempunyai persamaan, termasuk wajah dan penampilan.

Bagi suami istri, wajah yang cocok untuk pasangannya adalah wajah yang biasa mereka lihat yaitu wajah mereka sendiri, atau bahkan mereka mencari wajah pasangan yang lebih menarik dari wajah yang sering mereka lihat. Dan sebenarnya standart mereka menggunakan standart wajah mereka sendiri. Itulah sebabnya kenapa kebanyakan suami istri terlihat mirip.

 

3. Emosi bisa merubah karakter wajah

Inilah Sebabnya, Kenapa Wajah Suami Istri Terlihat Mirip

Seorang ahli psikologi sosial Robert Zajonc mengatakan  tentang konsep fasilitas sosial pada tahun 1965, merupakan jawaban kenapa wajah suami istri  bisa terlihat mirip.

“ manusia mempunyai empati, biasanya emosi dan perilaku yang ditunjukkan disesuaikan dengan orang yang selalu berada didekatnya, dan otot-otot wajah berubah mengikuti emosi.

Selain wajah dan penampilan, perilaku dan karakter juga menjadi penyebab kenapa bisa terlihat mirip. Biasanya mereka menginginkan perilaku atau akhlak pasangannya harus lebih baik dari dirinya setidaknya mereka sama-sama memiliki kebiasaan melakukan hal-hal positif yang sama.

“ orang baik-baik pasti mencari yang baik atau yang lebih baik, dan orang yang kurang baik, juga menginginkan pasangan yang baik, tapi apakah ada orang baik-baik menginginkan pasangan yang tidak baik??”

Dari sinilah kita bisa berpikir, jadilah yang terbaik, lakukan yang terbaik, dan cintailah kebaikan, makan segala kebaikan akan datang pada kalian dengan sendirinya.