Inilah Kebiasaan Istiqomah Raja Salman Yang Patut Kita Tiru

Inilah Benda Yang Selalu Dibawa Raja Salman Dalam Sakunya

Setiap orang memiliki kebiasaan berbeda yang dibawa dalam kesehariannya. Begitu pun dengan sosok pemimpin Arab Saudi yakni Raja Salman, seorang raja yang senantiasa menjalankan perintah Allah mapun Rasul-Nya.
Seringkali jika kita jeli menyaksikan dirinya, tampak ada sesuatu yang terlihat di balik saku bajunya dan itu senantiasa ada dalam berbagai kesempatan. Tentunya benda tersebut memiliki kegunaan sehingga Raja Salman senantiasa membawanya.
Benda yang terselip tersebut adalah siwak. Bersiwak merupakan salah satu anjuran Rasulullah bagi umatnya. Tak hanya menjaga kesehatan mulut, namun dengan mengamalkannya menjadi jalan untuk melestarikan Sunnah Nabi dan tentunya berpahala.

raja bisasaan

Siwak secara bahasa merupakan aktivitas menggosok gigi dan tidak dikhususkan menggunakan jenis alat tertentu untuk menggosoknya. Bahkan dalam suatu hadist siwak menjadi sebuah makna perbuatan.

Namun sudah menjadi keumuman masyarakat selain menggosok gigi menggunakan sikat gigi, mereka pun menggunakan ranting kayu berjenis khusus untuk digunakan di setiap waktu. hal ini juga di kerjakan secara Istiqomah Oleh Raja Salman.
Hadist yang menyatakan bahwa bersiwak dapat meraih keridhoan Allah terdalam dalam riwayat Baihaqi dan Nasai.
السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ ، مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

“Siwak itu membersihkan mulut dan menyebabkan (didapatkannya) keridhoan Rabb (Allah).” (HR. Baihaqi dan Nasai)

Baca Juga :   Bagaimanakah Hukum Qunut di akhir Solat Witir pada Separuh Bulan Ramadhan?

Terkait waktu yang dianjurkan untuk bersiwak adalah pada setiap hendak berwudhu.

‎عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ: أَكْثَرْتُ عَلَيْكُمْ فِي السِّوَاكِ
Terjemahannya: Daripada Sayyidina Anas bin Malik رضي الله عنه , telah berkata ia: Telah bersabda Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم: Telah aku sering (memperingatkan) atas kalian mengenai bersiwak. (hadits riwayat al-Bukhari)

‎عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ: لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ
Terjemahannya: Daripada Sayyidina Abu Hurairah رضي الله عنه , telah berkata ia: Telah bersabda Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم: Seandainya bahwa tidak memberatkan aku ke atas umatku, niscaya aku perintahkan mereka dengan bersiwak tatkala setiap kali berwudhu`. (hadits riwayat Ibn Abi Syaibah)

‎عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ: لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ
Terjemahannya: Daripada Sayyidina Abu Hurairah رضي الله عنه , telah berkata ia: Telah bersabda Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم: Seandainya bahwa tidak memberatkan aku ke atas umatku, nescaya aku perintahkan mereka dengan bersiwak tatkala setiap kali bersholat. (hadits riwayat Imam Ahmad)

Baca Juga :   Maksud Nikah Di Bawah Tangan dan Bagaimana Jika Terjadi Perceraian? Ini Penjelasannya.

‎‎عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ: خَمْسٌ مِنَ الْفِطْرَةِ: قَصُّ الشَّارِبِ، وَتَقْلِيمُ الأَظْفَارِ، وَحَلْقُ الْعَانَةِ، وَنَتْفُ الإِبْطِ، وَالسِّوَاكُ
Terjemahannya: Daripada Sayyidina Abu Hurairah رضي الله عنه , telah berkata ia: Telah bersabda Rasulullah صلى الله عليه وآله وسلم:  lima perkara daripada fitrah. Memotong misai, mengetip kuku, mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak dan bersiwak. (hadits riwayat al-Bukhari)

‎عَنْ حُذَيْفَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَامَ لِلتَّهَجُّدِ مِنَ اللَّيْلِ يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ
Terjemahannya: Daripada Sayyidina Huzaifah رضي الله عنه: Sesungguhnya Nabi صلى الله عليه وآله وسلم adalah apabila bangun ia bagi bertahajjud diwaktu malam, Baginda صلى الله عليه وآله وسلم mengosok mulut Baginda صلى الله عليه وآله وسلم dengan siwak. (hadits riwayat al-Bukhari)

‎عَنْ عَائِشَةَ، أَنّ النَّبِيَّ صَلى اللهُ عَليْهِ وَسَلَّمَ ، كَانَ إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ، بَدَأَ بِالسِّوَاكِ
Terjemahannya: Daripada Sayyidatuna ?Aisyah رضي الله عنها bahwasanya Nabi صلى الله عليه وآله وسلم, apabila memasuki Baginda صلى الله عليه وآله وسلم akan rumahnya, memulai ia dengan bersiwak. (hadits riwayat Muslim)

sumber:gotabligh.com