Gonjang-Ganjing Madura Menjadi Provinsi

Seorang peserta mengarak pasangan sapi sonok (hias) saat festival Sapi Sonok seluruh Madura di Stadion Soenarto Hadiwidjojo, Pamekasan, Jatim, Minggu (25/10). Festival sapi hias tersebut merupakan rangkaian dari karapan sapi Piala Presiden. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/aww/15.

Madura merupakan bagian dari Jawa Timur yang tak pernah terpisahkan bagaikan tali temali, apalagi sejak dibangunnya jembatan Suramadu seakan-akan pulau Madura dan Jawa menjadi satu pulau. Meskipun begitu, pada masa RIS (Republik Indonesia Serikat) Madura pernah terpisah dari Jawa Timur secara administatif menjadi negara Madura dengan ibu kota Pamekasan yang terpisah dari negara Jawa Timur sejak 23 Januari 1948 atas rekayasa Van Der Plas Gubernur Belanda di Jawa Timur. Namun RIS akhirnya bubar dan menjadi Republik Indonesia sebagai negara berdaulat berkat perjuangan bangsa Indonesia karena RIS hanyalah akal-akalan Belanda untuk mempetak-petak Indonesia.

Upaya pembubaran negara Madura menelan banyak korban jiwa rakyat Madura. Namun, berkat perjuangan yang luar biasa negara Madura buatan Belanda pun bubar, pembubarannya dilakukan pada tanggal 15 Februari 1950 di Pamekasan. Setelah itu, Madura bergabung menjadi bagian dari Republik Indonesia pada 9 Maret 1950. Sejak saat itu, Pulau Madura dan sekitarnya digabungkan dengan provinsi Jawa Timur dengan berbagai alasan, diantaranya faktor geografis yang memang sangat dekat dengan Jawa Timur, faktor historis dimana keduanya sangat mempengaruhi, dan faktor lainnya.

suramadu2 (1)

Namun, seiring berjalannya waktu timbul wacana tentang pemekaran pulau Madura untuk menjadi provinsi tersendiri atau terpisah dari Jawa Timur, apalagi saat pemilihan presiden 2014 lalu. Penguatan rencana pemekaran Madura untuk menjadi provinsi tersendiri dengan diselenggarakannya Musyawarah Besar III Masyarakat Madura Se-Indonesia di Hotel J.W. Marriot Surabaya pada 26 Agustus 2007, yang mengagendakan penguatan wacana pembentukan provinsi Madura yang terpisah dari Jawa Timur. Kabupaten yang direncanakan akan menjadi bagian dari Provinsi Madura itu adalah seluruh kabupaten yang ada di Pulau Madura, yakni meliputi: Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep, serta rencana pemekaran Kabupaten Kepulauan Kangean dari Kabupaten Sumenep atau Kota Pamekasan yang dimekarkan dari Kabupaten Pamekasan.

img_1133

Rencana pemekaran Madura menjadi provinsi tersendiri menimbulkan pro dan kontra di jajaran pejabat pemerintah, bahkan di kalangan masyarakat Madura sendiri. Hal ini disebabkan berbagai faktor. Bagi yang pro untuk berpisah dari Jawa Timur beralasan agar kekayaan SDA Madura dikelola dan dinikmati oleh orang Madura sendiri. Bagi yang kontra, untuk saat ini Madura belum siap menjadi provinsi dikarenakan berbagai hal dan dikawatirkan hanya untuk kepentingan elit politik tertentu.

referensi:dari buku, inspirasi menulis santri.