Emansipasi Wanita dan Persamaan Gender

dddd

Perempuan dan Laki-laki Sama-sarna sebagai Hamba

Menurut QS. al-Dzaariyaat (51:56), dalam kapasitas sebagai hamba tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Keduanya mempunyai potensi dan peluang, yang sama untuk menjadi hamba ideal. Hamba ideal dalam Qur’an biasanya diistilahkan sebagai orang-orang yang bertaqwa (mutaqqun) ,dan untuk mencapai derajat mutaqqun ini tidak dikenal adanya perbedaannya jenis kelamin, suku bangsa atau kelompok etnis tertentu, sebagaimana di sebutkan dalam QS. al-Hujarat (49:13

Perempuan dan laki-laki sebagai Khalifah di Bumi

Kapasitas manusia sebagai khalifah di muka bumi (khalifah  fi al-ard) ditegaskan dalam QS. al-An’am (6:165), dan dalam QS. al-Baqarah (2:30) dalam kedua ayat tersebut, kata “khalifah” tidak menunjuk pada salah satu jenis kelamin tertentu, artinya, baik perempuan maupun laki-laki mempunyai fungsi yang sama sebagai khalifah, yang akan mempertanggungjawabkan tugas-tugas kekhalifahannya di bumi.

Perempuan dan laki-laki menerima perjanjian Awal dengan Tuhan

Perempuan dan laki-laki sama-sama mengemban amanah dan menerima perjanjian awal dengan Tuhan, seperti dalam QS. al-A’raf: 172, yakni ikrar akan keberadaan Tuhan yagn disaksikan oleh para malaikat. Sejak sejarah manusia dalam Islam tidak dikenal adanya diskriminasi jenis kelamin. Laki-laki dan perempuan sama-sama menyatakan ikrar Ketuhanan yang sama.

Al-Qur’an  juga menegaskan bahwa Allah memulyakan anak cucu Adam tanpa pembedaan jenis kelamin. QS, Al-Isra’: 70)

download (1)

Adam dan Hawa Terlibat secara Aktif dalam Drama Kosmis

semua ayat yang menceritakan tentang drama kosmis, yaitu cerita tentang keadaan Adam dan Hawa di surga sampai keluar ke bumi, selalu menekankan keterlibatan keduanya secara aktif, dengan menggunakan kata ganti untuk dua orang (Hama), yakni kata ganti Adam dan Hawa, yang terlihat dalam beberapa kasus berikut:

  • Keduanya diciptakan di surga dan memanfaatkan fasilitas surga (QS. al-Baqarah: 35).
  • Keduanya mendapat kualitas godaan yang sama dari setan (QS. al-A’raf: 20).
  • Sama-sama memohon ampun dan sama-sama diampuni Tuhan (QS. al-A’raf: 23).
  • Setelah di bumi keduanya mengembangkan keturunan dan saling melengkapi dan saling membutuhkan (QS. al Baqarah: 187).

Perempuan dan Sama-sama Berpotensi Meraih Prestasi

Peluang untuk meraih prestasi maksimum tidak ada pembedaan antara perempuan dan laki-laki ditegaskan secara khusus dalam 3 (tiga) ayat, yakni: QS. Ali Imran: 195; QS. an-Nina: 124; QS. an-Nahl: 97. Ketiganya meng-isyaratkan konsep kesetaraan gender yang ideal dan mem-berikan ketegasan bahwa prestasi individual harus sama-sama meraihnya.