Syetan Musuh Besar Manusia. Inilah Visi dan Misinya

ss1

Visi Setan Mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (QS Fathir [3S]: 6)

Misi Setan

Membuat Manusia Kafir (Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) setan ke-tika dia berkata kepada manusia, “Kafirlah kamu!” Maka ketika manu-sia itu telah kafir, setan berkata, “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan semesta Alam.” (QS Al-Hasyr [59] : 16)

 

Membuat Manusia Berbuat Syirik

Dan (ingatlah) hari (yang pada waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Allah berfirman kepada malaikat, “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?” Malaikat-malaikat itu menjAwab, “Mahasuci Engkau. Engkaulah Pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah  jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu.” (QS Saba’ [34] : 40-41)

Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah setan yang durhaka, yang dilaknati Allah, dan setan itu mengatakan, “Aku benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bagian yang sudah ditentukan (untukku).” (QS Al-Nisa’ [4] : 117-118)

s22

Menggoda Manusia Berbuat Dosa

Sesungguhnya setan itu bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka apakah kamu akan berhenti (dari mengerjakan pekerjaan itu)? (QS Al-Ma’idah [5]:91)

Baca Juga :   Karena Sebutir Kurma, Doa Nabi Ibrahim Ditolak 4 Bulan

Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan apa yang tidak kamu ketahui tentang Allah. (QS Al-Baciarah [2] : 169)

Menyuruh Manusia Berpaling dari Allah Swt.

Iblis menjawab, “Karena Engkau telah menyesatkan aku, aku benar-be-nar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lures, kemudian aku akan mendatangi mereka dari depan, belakang, kanan, dan kin mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan me-reka bersyukur (taat).” (QS Al-Nraf [7] : 16-17)

disadur dari Al-Qur’an Tematis