Tidak Perlu Dengan yang Sempurna Untuk Menikah, Kamu Cuma Perlu Seseorang yang Bersedia Menemanimu

Kesempurnaan itu hanya milik Allah, dan sebuah kesia-siaan bagi mereka yang maunya hanya yang sempurna saja, apalagi dalam urusan jodoh. Jangan sampai keinginanmu yang melampaui batas itu justru medikte Allah.



Selain itu, kita tidak boleh hanya beharap saja. Tapi juga harus mau memperbaiki diri jika ingin mendapatkan yang terbaik.

1. Berusaha Mendapatkan Jodoh Terbaik
Tentu saja kamu wajib berusaha mendapat jodoh yang terbaik bagi dunia dan akhirat. Tidak boleh sembaranagn dalam memilih jodoh, karena menikah adalah untuk selamanya.

Tidak ada waktu yang terbatas. Maka pilih calon jodoh dengan kriteria utama kebaikan agama atau akhlak, bukan semata-mata soal kecantikan, ketampanan, kekayaan, ataupun status sosial.

2. Segera Ambil Keputusan
Menikah adalah bab mengambil keputusan, setelah kamu melakukan proses pencarian. Jangan berharap mendapatkan seorang yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah.

Tidak ada manusia yang sempurna, selalu ada kekuarangannya. Jika kamu melihat gadis cantik, di tempat lain juga ada gadis yang lebih cantik.

Jika kamu tertarik pemuda tanpan, di tempat lain juga ada pemuda yang lebih tampan. Lakukan musyawarah dengan ornag-ornag shalih tentang pilihanmu, kemudian lakukan pula istikharah. Ambil kemantapan, dan segera ambil keputusan.

Baca Juga :   MasyaAllah, Ulama Ini Naik Haji tapi Bukan ke Makkatul Mukarromah.

3. Pasangan Hidup Adalah Sahabat
Kamu tidak memerlukan orang yang sempurna untuk menjadi pasangan hidupmu. Yang kamu perlukan hanyalah seseorang yang bersedia menemanimu, mengerti kamu, bisa menerima kondisimu, mau menjadi sahabatmu dalam suka dan duka, mau melewati hidup bersama dalam segala keadaannya.

Kamu tidak memerlukan seorang yang sempurna untuk menjadi suami atau istri, karena memang tidak ada lelaki sempurna, tidak ada perempuan sempurna.

4. Terima Kekurangannya
Siapa pun yang kamu pilih untuk menjadi pendaping hidup, ia selalu memiliki kekurangan. Sebagaimana kamu pun memiliki kekurangan. Maka jangan pernah berharap kesempurnaan dari manusia.

Setelah melakukan usaha memilih jodoh terbaik, kemudian sudah ambil keputusan untuk menikah dengannya, maka terimalah ia dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Jangan menyesal menikah dengannya, ketika kelak kamu menemukan sisi kekurangan yang belum kamu lihat sekarang.

5. Proses Menjadi Lebih Baik
Yang kamu perlukan adalah kesediaan untuk berproses bersama pasangan untuk menjadi diri yang lebih baik. Dari waktu ke waktu, kamu selalu megusahakan perbaikan, demikian pula pasanganmu.

Seseorang bisa saja memiliki masa lalu yang tidak baik, namun toh itu sudah berlalu. Yang paling penting adalah menoreh sejarah baru yang lebih baik oada masa sekarang dan yang akan datang.

Baca Juga :   Ternyata Jin Benar-Benar Ingin Menyesatkah Manusia. Ini Pengakuannya

6. Optimis Menghadapi Masa Depan
Setelah menikah, foskuslah menata hidupmu di masa kini dan masa mendatang. Jangan terbelenggu oleh masa lalu.



Masa depanmu masih panjang membentang, lakukan berbagai usaha untuk mendapatkan kehidupan yang baik, kehidupan keluarga yang berkah, kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah. Raihlah surga di dunia dan surga akhirat bersama pasanganmu.

Sumber: hipwee.com