Ketika Mekkah Dijaga Oleh Malaikat Mikail dan Madinah Oleh Malaikat Jibril.

Congkop.xyz Hadits ini, menurut al-Suyuthi, secara tersurat menjelaskan bahwa Malaikat jibril selalu turun ke bumi untuk menghadiri setiap orang mukmin yang mati dalam keadaan suci dari hadats. Selain itu, al-Suyuthi juga menampilkan sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Nutaim bin Hammad dalam al-Fitan, dan al-Thabrani dari Ibnu Mas’ud, bahwa ketika Nabi menyebutkan ciri-ciri Dajjal, yang buta matanya, bungkuk badannya, keriting rambutnya, serta tertulis ‘Ka Fa Ra’.


Selain itu, al-Suyuthi juga menampilkan sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Nulaim bin Hammad dalam al-Fitan, dan al-Thabrani dari Ibnu Mas’ud, bahwa ketika Nabi menyebutkan Daijal, beliau bersabda, “Lalu Dajjal melewati Mekkah, ternyata di sana dia bertemu dengan makhluk yang sangat besar.

Maka dia bertanya, “Siapa kamu?”

Makhluk tersebut menjawab, “aku adalah Mika’iI, Allah mengutusku untuk menjaga tanah haram ini.”

Kemudian Dajjal meneruskan perjalanannva ke Madinah, di sana dia juga bertemu dengan makhluk yang besar dan dia bertanya, “Siapa kamu?”


Makhluk itu menjawab, “Aku adalah Jibril, aku diutus Allah untuk menjaga tanah haram ini.”

Itulah dua hadits yang dikemukakan oleh al-Suyuthy, yang menjelaskan bahwa malaikat Jibril, kendati Nabi wafat, masih tetap eksis turun ke Bumi pada waktu-waktu tertentu. Tapi di samping itu, tiap-tiap Lailatul Qodar (malam kemuliaan), para malaikat semuanya turun ke bumi, termasuk di antaranya adalah Jibril yang dalam firman Allah,

Baca Juga :   Inilah 15 Ciri Pengikut Syi’ah di Indonesia

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (Qs. Al-Qadr : 4)

sumber:jalansirah.com