4 Teladan Sitti Khadijah yang Patut Ikhwan Muslimah Tiru

Congkop.xyz Salah satu peran wanita dalam rumah tangga adalah menjadi seorang istri. Seorang wanita dituntut menjadi ibu sekaligus istri yang baik dlam keluarga. Ini tentu saja bukan hal yang mudah.

Namun, sebagai muslimah, ada sosok istri yang bisa dijadikan teladan. Siapakah dia?

Dialah istri Rasulullah SAW, Umirul Mukminin Khadijah ra. Dia merupakan seorang wanita cerdas, patuh, saleh, dan murah hati.


Teladan apa saja yang bisa ditiru dari Khadijah ra? Berikut ini ulasannya:

1. Memilih suami dengan Bijaksana dan penuh perhatian

Sebelum menikah dengan RasulullahSAW,  Khadijah menolak beberapa lmaran karena tujuan menikah bukan hanya untuk mendapat keturunan tetapi Ia ingin memiliki suami yang shaleh. Dan Allah mengirim orang yang bisa memenangkan hatinya yang murni yaitu Nabi Muhammad SAW.

Membuat pilihan yang bijak adalah langkah awal yang penting untuk menjadi istri yang suportif dan penuh kasih, karena kita hanya bisa benar-benar mencintai sepenuh hati seseorang yang kita kagumi dan hormati, bukan orang yang memiliki kekayaan atau orang dari keluarga terpandang.


2. Tidak lari dari masalah

Ketika Rasulullah SAW mengalami kejadian bertemu dengan Malaikat Jibril dalam wujud yang sebenarnya. Orang pertama yang beliau datangi adalah khadijah untuk menceritakan kejadian tersebut. Ketika itulah sikap Khadijah berperan penting dalam mengatasi ketakutan sang suami.

Seorang istri harus memiliki kualitas tertentu untuk menjadi pilar dukungan pada masa-masa sulit suaminya, rasa empati, optimisme, kehangatan, sifat cinta, seperti seorang ibu. Sikap itulah yang ditunjukkan Khadijah dalam kehidupan rumah tangganya bersama Rasulullah SAW.

3. Menjadi Penasihat yang  Bijaksana

Khadijah tidak berhenti untuk menghibur Rasulullah SAW dalam situasi dan kondisi apapun. Dia memberinya saran terbaik kepada Rasulullah SAW terhadap berbagai masalah yang dihadapi.

4. Rela Berkorban


Khadijah yang kaya raya bukan hanya menyumbangkan tenaga dan pikiran guna mendukung dakwah sang suami. Dia juga merelakan harta kekayaannya demi mendukung perjuangan Rasulullah SAW.

Penghormatan khadijah terhadap suaminya tidak pernah goyah. Dia tetap menjadi pilar kekuatan bagi Rasulullah sampai kematiannya.

Bagaimanapun sebagai seorang istri kita harus selalu mensupport suami dalam keadaan apapun seperti halnya Khadijah yang tidak pernah meninggalkan Rasulullah meskipun dia harus hidup menderita dan kehilangan sebagian hartanya untuk membantu perjuangan Rasulullah dalam mengembangkan ajaran islam.

Jadi, siapapun muslimah yang ingin menjadi istri terbaik bagi sang suami, ikutilah teladan yang diberikan oleh Khadijah ra, salah satu istri terbaik di dunia.

sumber:islampos.com