Elang Quraisy yang Berhasil Meloloskan diri dari Kepungan Pasukan Bani Abbas.

Congkop.xyz Abdurrahman bin Mu’awiyah bin Hisyam bin Abdul Malik bin Marwan, yang juga biasa disebut sebagai Abdurrahman Ad-Dakhil (Abdurrahman Sang Pendobrak) karena ia berhasil memasuki wilayah Andalusia (Spanyol), setelah menyelamatkan diri dari kejaran Pasukan Bani Abbasiyah yang berhasil menguasai Damaskus dan menjatuhkan Pemerintahan Bani Umayyah.

Pria yang mendapat julukan Elang Quraisy itu pergi mengembara bersama para pengawal pribadinya setelah jatuhnya Khilafah Bani Umayyah. Abdurrahman berhasil meloloskan diri dari kepungan Pasukan Bani Abbas, hingga ia sampai di Palestina. Lalu, ia pergi ke Mesir dan memacu kudanya melintasi Maghribil Aqsha (Afrika Utara) menuju Maghribi (Maroko).



Di sana, ia ikut berlindung pada kabilah-kabilah Berber. Selama berkuasa di Andalusia, Amir Abdurrahman Ad-Dakhil Al-Umawi bersikap adil, tidak mengistimewakan Bangsa Arab dibandingkan dengan Bangsa Berber. la juga beberapa kali mempertahankan Pemerintahan Islam di wilayah Barat itu dari serangan raja-raja Kristen Eropa, seperti Raja Pepyn dari Frank, Kaisar Karel de Grote dari Prancis, dan Raja Charmagne.

Selain itu, ia membangun dan memperkokoh sendi-sendi pemerintahannya selama tiga puluh tahun masa kekuasaannya. la memakmurkan Wilayah Andalusia dengan hasil buminya yang melimpah. Pada masa kekuasaannya pula, banyak para ulama, fuqaha, filusuf, dan ilmuwan yang turut mengharumkan Kordoba sebagai pusat ilmu pengetahuan dan peradaban.

Abdurrahman Ad-Dakhil wafat pada 788 (172 H) dalam usia 61 tahun. la meninggalkan Daulah Umayyah Andalusia yang kuat, jaya dan makmur.

sumber:jalansirah.com