Hudzaifah bin Yaman, “Aku Mencintai Fitnah, Membenci Kebenaran, Shalat Tanpa Wudhu, dan di Bumi ini Aku Memiliki Sesuatu yang Tidak Allah Miliki di Langit.”

Congkop.xyz Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Celakalah bagi orang yang berbicara dengan satu pembicaraan agar menjadikan kaumnya tertawa, maka ia berdusta, celakalah baginya, celakalah baginya.”m

Diriwayatkan dari Umar bin Khattab Radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia bertemu Hudzaifah bin Yaman Radhiyallahu ‘anhu. Umar bertanya, “Bagaimana dirimu, wahai Hudzaifah?”



Hudzaifah menjawab, “Aku mencintai fitnah, membenci kebenaran, shalat tanpa wudhu, dan di bumi ini aku memiliki sesuatu yang tidak Allah miliki di langit.”

Umar marah besar. Dia mendatangi Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu.

Ali bertanya, “Wahai Amirul Mukminin, ada bekas marah di wajahmu.”

Umar lalu menceritakan ucapan Hudzaifah. Ali berkata, “Dia benar, wahai Amirul Mukminin. Dia mencintai fitnah, maksudnya anak-anak dan wanita. Dia membenci kebenaran, yakni kematian. Dia shalat tanpa wudhu, maksudnya ia bershalawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam setiap waktu tanpa wudhu. Dia memiliki sesuatu di bumi yang tidak dimiliki oleh Allah di langit, yakni beristri dan beranak, sementara Allah tidak beristri dan beranak.”

Umar berkata, “Kamu benar dan baik, wahai Abu Hasan. Kamu telah menghilangkan apa yang ada di hatiku kepada Hudzaifah.”
sumber:jalansirah.com