Inilah Amalan yang Lebih Utama Dari pada Berinfak Emas dan Perak

Menurut Skalian, berinfak emas dan perak dalam jumlah besar itu keren apa keren banget? Adakah yang sanggup melakukannya?

Mungkin ada, tapi tidak banyak yaa… karena tidak semua orang punya uang berlebih sehingga bisa berinfak banyak. Kalaupun punya harta banyak belum tentu juga mau mengeluarkan emas dan perak untuk berinfak.

Akan tetapi, sudah tahu belum kalau ternyata ada amalan yang nilainya lebih besar daripada berinfak emas dan perak? Bahkan Rasulullah menyatakan amalan ini lebih baik pula daripada membunuh musuh di medan peperangan. WOW, amal seperti apa sih yang dimaksud?



Mungkin kalian akan terkejut setelah mengetahui amalan apa yang dimaksud Rasulullah tersebut:

Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Maukah kuberitahukan kepada kalian amal yang paling baik dan paling suci menurut Rabb kalian, dan yang paling tinggi derajatnya untuk kalian, juga lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik bagi kalian daripada bertemu dengan musuh kalian lalu kalian menebas batang leher mereka dan mereka membalasnya?” Para sahabat berkata, “Tentu mau.” Beliau menjawab, “Dzikir mengingat Allah.” (HR. Tirmidzi. Al-Hakim mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Dzikir yang dimaksud Rasulullah bukanlah sekadar dzikir di mulut saja tanpa sedikit makna pun yang singgah ke hati. Justru dzikir mengingat Allah yang menjadi amalan dengan derajat paling tinggi adalah yang dilakukan secara lisan, hati, serta menjadi ruh dari setiap perbuatan yang kita lakukan sehari-hari.

Hadits ini menunjukkan keutamaan berdzikir dan itu bisa menyamai berjihad di jalan Allah serta menafkahi harta pada jalan Allah.

Ingatlah Allah tidak hanya di saat kita sedang terpuruk dan sedih, namun juga mengingat Allah di masa paling berbahagia yang kita rasakan.

Mengingat Allah dan bersyukur padaNya atas segala yang Ia anugerahkan pada kita. Demikianlah dzikir menjadi amalan yang sungguh luar biasa derajatnya di hadapan Allah.

Sumber: annida-online.com