Akhirnya Setan Pun Memberitahukan Rahasianya Pada Nabi Musa.

Congkop.xyz Suatu hari, setan menemui Nabi Musa as. Setan merasa iri dengan kedudukan Nabi Musa di sisi Allah. la mengetahui bahwa Nabi Musa memperoleh derajat yang tinggi di sisi-Nya, sementara dirinya adalah makhluk yang dilaknat. Terpikir oleh setan untuk bertobat kepada Allah. Karena itulah, dia menemui Nabi Musa.

“Wahai Musa, aku tahu engkau memiliki derajat yang tinggi di sisi Allah. Aku meminta bantuan kepadamu. Mohonkanlah ampunan kepada Allah untukku. Aku ingin bertobat,” tutur setan.

“Baiklah. Aku akan memintakan ampunan kepada Allah untukmu.”

Nabi Musa pun berdoa kepada Allah dan menyampaikan pertobatan setan. Setelah itu, Nabi Musa berkata kepadanya, “Aku telah menyampaikan pertobatanmu kepada Allah. Allah akan menerima tobatmu jika kau bersedia memberikan penghormatan kepada Nabi Adam as.”



Mendengar nama Nabi Adam, sifat sombong setan kembali muncul. Dengan nada yang berapi-api, ia berkata, “Aku tidak sudi memberikan penghormatan kepada Adam sewaktu ia hidup. Setelah ia meninggal, aku lebih tak sudi lagi. Lebih baik aku dilaknat oleh Allah daripada aku memberikan penghormatan kepadanya. Selamanya, aku menganggap Adam sebagai musuh. Tapi, Musa, sebagai rasa terima kasih, aku ingin menceritakan kepadamu rahasiaku dalam menggoda manusia.”

“Rahasia apa itu?”

“Janganlah manusia memperturutkan amarahnya karena aku pasti ‘mengipasinya’ agar semakin membesar. Janganlah seorang laki-laki berdua-duaan dengan wanita yang bukan mahramnya karena aku pasti akan menggoda mereka agar berbuat zina. Janganlah manusia menunda-nunda melakukan kebaikan karena aku pasti akan menghalanginya, sehingga ia tidak jadi menunaikannya.”

Setelah menyampaikan rahasia itu, setan pergi meninggalkan Nabi Musa.

sumber:jalansirah.com