Inilah 3 Golongan Umat Nabi yang Mengisi Neraka Jahanam Selama 7 Usia Bumi

Sabda Rasulullah SAW, “Sesiapa yang menjadikan akhirat sebagai kerisauannya maka Allah S.W.T akan memperkayakan hatinya dan harta benda dunia akan datang kepadanya dalam keadaan tunduk dan hina, dan sesiapa yang menjadikan dunia sebagai kerisauannya, Allah S.W.T akan menjadikan kemiskinan terbayang-bayang di hadapannya dan dia akan diselubungi kesusahan. Dia tidak akan mendapat di dunia lebih daripada apa-apa yang telah ditakdirkan.” (Hadith riwayat Ibnu majah dan Tirmizi)

Sahabatku, sesulit apapun hidup anda, sepedih apapun penderitaan anda, jangan pernah meninggalkan Allah, jangan pernah meninggalkan sholat.



Datanglah pada Allah, yakinlah padaNya. Hanya Allah yang bisa menyelamatkan hidup kita, merubah derita menjadi kebahagiaan -Ust. Muhamad Agus Syafii-

Dari Abu Musa RA., “Rasulullah pernah ditanya mengenai seorang laki-laki yang berperang supaya dikatakan ia pemberani (seorang yang berani), berjuang kerana membela kesukuan (bangsa) dan berjuang kerana ingin dipuji, maka manakah yang disebut berjuang di jalan Allah?”

Rasulullah lalu bersabda: “Barangsiapa berjuang untuk menegakkan kalimah Allah setinggi-tingginya, maka itulah yang disebut berjuang di jalan Allah.” (Muslim:3525)

Rasulullah saw bersabda, 3 golongan umatku akan mengisi neraka jahanam selama 7x umur bumi:

  1. Orang yang gemuk tapi kurus
  2. Orang yang berpakaian tapi telanjang
  3. Orang yang alim tapi jahil
    • Gemuk tapi kurus: sehat tubuh badan tapi kurg ibadah
    • Pakai tapi telanjang: memakai pakaian tapi tak ikut syariat
    • Alim tapi jahil: org agama yg halalkan yg haram utk kepentingan peribadi
Baca Juga :   Kadar dan Ukuran Zakat Fitrah

Jangan Jadikan Rumahmu Seperti Kuburan
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Janganlah kamu meninggalkan shalat, doa dan membaca al-Qur’an di rumah sehingga rumah itu seperti kuburan. Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan umatnya agar memperbanyak ibadah dirumah dan melarang ibadah di kuburan, hal in berbeda dengan apa yang dikerjakan oleh orang-orang musyrik dari kaum nashara dan orang-orang yang menyerupai mereka dari umat ini“

Sumber: islamituindah.com.my