Ternyata Selama Ini Banyak yang Salah Dalam Mandi Wajib, Ini Cara yang Benar

Mandi merupakan aktivitas yang selalu dibutuhkan oleh manusia. Mandi memberikan perasaan bersih dan percaya diri.

Oleh karena itu, dalam kesempatan ini akan diuraikan bagaiman tata cara mandi junub sesuai sunnah Rasulullah. Apabila hal ini dilakukan, maka akan membuat mandi tadi lebih sempurna.



Sebelumnya harus diketahui bersama bahwa mandi junub di lakukan karena beberapa sebab diantaranya yaitu; keluarnya mani dengan syahwat;

Jika bangun tidur mendapati keluarnya mani, setelah bertemunya dua kemaluan walaupun tidak keluar mani, setelah berhentinya darah haid dan nifas, ketika orang kafir masuk Islam, ketika orang muslim meninggal dunia dan terakhir ketika bayi meninggal karena keguguran dan sudah memiliki ruh.

Tata Cara Mandi Junub (Wajib) Sesuai Sunnah Rasulullah
Ada dua dalil yang akan menjadi rujukan tentang tata cara mandi junub sesuai sunnah Rasulullah dalam kesempatan kali ini yaitu hadits dari ‘Aisyah dan hadits dari Maimunah.



Hadits Pertama
Dari ‘Aisyah, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya.

Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya.

Kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.”(HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)

Baca Juga :   Suka Menunda Mandi Junub? Kamu Akan Menghadapi Bahaya Ini

Hadits Kedua
Dari Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Maimunah mengatakan, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali. Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kem4luannya.

Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah. Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung.

Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya.

Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari no. 265 dan Muslim no. 317)

Dari dua hadits di atas, dapat diuraikan tata cara mandi junub sesuai sunnah Rasulullah sebagai berikut:

  1. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi
  2. Membersihkan kem4luan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri
  3. Mencuci tangan setelah membersihkan kem4luan dengan menggosokkan ke tanah atau dengan menggunakan sabun
  4. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat
  5. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut
  6. Memulai mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri
  7. Menyela-nyela rambut
  8. Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.
Baca Juga :   Alasan Mandi Setelah Keluar Air Mani

Sedangkan bagi wanita ada beberapa tambahan tata cara mandi junub sesuai sunnah Rasulullah yaitu;

  1. Menggunakan sabun dan pembersih lainnya beserta air
  2. Melepas kepangan sehingga air sampai ke pangkal rambut
  3. Ketika mandi sesuai masa haidh, seorang wanita disunnahkan membawa kapas atau potongan kain untuk mengusap tempat keluarnya darah guna menghilangkan sisa-sisanya. Selain itu, disunnahkan mengusap bekas darah pada kemaluan setelah mandi dengan minyak misk atau parfum lainnya. Hal ini dengan tujuan untuk menghilangkan bau yang tidak enak karena bekas darah haid.

Selain yang telah disebutkan diatas, ada beberapa tambahan lain mengenai tata cara mandi junub sesuai sunnah Rasulullah diantaranya:

Jika seseorang sudah berniat untuk mandi wajib, lalu ia mengguyur seluruh badannya dengan air, maka setelah mandi ia tidak perlu berwudhu lagi.

Apalagi jika sebelum mandi ia sudah berwudhu dan mengeringkan air dengan kain (handuk) tidaklah mengapa.

Demikian pembahasan kami seputar tata cara mandi junub sesuai sunnah Rasulullah. Semoga apa yang kami sampaikan bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi kita semua.

Sumber: bersatukita.com