Beberapa Alasan Kuat Kenapa Nabi Muhammad Diturunkan di Tanah Arab

Pertama, di Jazirah Arab trdapat rumah ibadah pertama..Tanah Syam (Palestina) merupakan negri para nabi dan rasul…Hampir smua nabi yg prnah diutus ada di tanah itu. Sehingga hampir smua agama dilahirkan di tanah ini. Yahudi dan Nasrani adalah 2 agama besar dalam sejarah manusia yg dilahirkan di negeri Syam (palestine)

Namun ssungguhnya rumah ibadah prtama di muka bumi justru tidak di Syam, melainkan di Jazirah Arab. Rumah Allah (Baitullah) dibangun pertama kali di tngah gurun pasir Jazirah Arab..Rumah ibadah pertama itu mnurut riwayat dibangun jauh sebelum adanya peradaban manusia. Adalah para malaikat yg turun ke muka bumi atas izin Allah utk mmbangunnya meletakan batu surga di bakkah/mekah..menyatukan titik pusat bumi segaris lurus dgn arsyi Allah. Lalu mereka bertawaf di sekeliling Ka’bah itu sebagai upaya pertama mnjadikan rumah itu sebagai pusat peribadatan umat manusia hngga hari Kiamat menjelang.

Ketika Adam AS diturunkan ke muka bumi di waktu shubuh, begitu kaget dan takutnya nabi adam melihat keadaan dunia gelap gulita..utk mnghilangkan ketakutannya shingga nabi adam as meminta perlindungan Allah dgn melakukan ritual sholat dgn 2 sujud.

hadist nabi yg diriwayatkan oleh Ali ibn Abi Thalib, ia brcerita: Suatu hari ketika Rasul Saw bersama Ali, datanglah sekumpulan orang Yahudi dan menanyakan tentang ssuatu yg diperintahkan oleh Allah kepada umat Islam. Rasulullah Saw:

“Shubuh, manusia pertama yg melakukan shalat adalah nabi Adam As, yaitu saat Adam diturunkan ke Bumi utk mnjadi khalifah di muka bumi mngerjakan shalat 2 rakaat,..mnjelang terbit fajar. *Rakaat pertama sebagai tanda syukur karna trlepas dari kegelapan malam.

*rakaat ke 2, brsyukur atas hilangnya kegelapan dgn terbitnya fajar.

(dari jalur Ali ibn Abi Thalib, dikisahkan kembali ke fatimah az zahra lalu ke sayyidah aisyah binti abu bakar as-shidiq, diriwayatkan kmbali oleh al-baihqi)

nabi adam as diturunkan di negri yg sekarang dikenal sbagai India. Sedangkan istrinya diturunkan di dekat Ka’bah. Lalu atas izin Allah keduanya diprtemukan di Jabal Rahmah,..beberapa kilometer dari tempat dibangunnya Ka’bah. Maka jadilah wilayah sekitar Ka’bah itu sebagai tempat tinggal awal mereka dan Ka’bah sebagai tempat pusat peribadahan umat manusia. Dan di situlah peradaban seluruh umat manusia berasal dan di tempat itu pula manusia sejak dini sudah mngenal sbuah rumah ibadah.

Hal ini ssuai dgn firman Allah SWT:
“Sesungguhnya rumah yg pertama dibangun utk manusia beribadah adalah rumah yg di Bakkah (Makkah), yg diberkahi dan mnjadi petunjuk bagi manusia. (QS Ali Imran: 96). •

*ke 2…Posisi Strategis*

Jazirah Arab adalah wilayah yg mmiliki posisi strategis. Bila kita cermati peta dunia, kita akan mndapati adanya bnyak benua yg mnjadi titik pusat peradaban manusia. Dan Jazirah Arab trletak di antara 3 benua besar yg sepanjang sejarah mnjadi pusat peradaban manusia.

Sejak masa Rasulullah SAW, posisi Jazirah Arab adalah posisi yg strategis dan tepat berada di tengah-tengah brbagai pusat peradaban dunia. Bahkan di masa itu, bngsa Arab mngenal 2 jenis mata uang sekaligus, yaitu dinar dan dirham…Dinar adalah jenis mata uang emas yg berlaku di Barat, yaitu Romawi dan Yunani,..sedang dirham adalah mata uang perak yg dikenal di negeri Timur, seperti Persia. Dalam literatur fiqih Islam, baik dinar maupun dirham sama-sama diakui dan digunakan sebagai mata uang yg brlaku.

Ini mnunjukkan, Jazirah Arab pnya akses yg mudah, baik ke Barat maupun ke Timur. Bahkan juga ke Utara maupun ke Selatan, yaitu Syam di Utara dan Yaman di Selatan. Dengan demikian, ketika Muhammad SAW diangkat mnjadi nabi dan diperintahkan mnyampaikannya kepada seluruh umat manusia, beliau sngat trbantu dgn posisi Jazirah Arab, yg memang sngat strategis dan tepat berada pada pertemuan smua peradaban.

Coba bayangkan bila Islam diturunkan di wilayah-wilayah yg sngat jauh dari brbagai belahan dunia yg lain benua yg terpisah dgn samudera seperti benua australia, benua amerika atau Kutub Utara, yg sngat dingin itu. Tentu akan sngat lambat sekali dikenal di brbagai peradaban dunia perjalanan laut yg bermil-mil jauhnya. Juga tidak bisa kita bayangkan bila Islam diturunkan di daerah-daerah trpencil di Afrika, misalnya, atau di benua benua lain yg jauh dari peradaban romawi, persia dan yunani. Tentu Islam hingga hari ini masih mngalami kendala dalam pnyebaran.

Jazirah Arab mmiliki akses jalan darat dan laut yg sama-sama brmanfaat yg mmbuat para dai Islam bisa mnelusuri kedua jalur itu dgn mudah…Sehingga di abad pertama Hijriyah sekalipun, Islam sudah masuk ke brbagai pusat peradaban dunia. Bahkan mnurut Hamka, brdasarkan sumber-sumber sejarah non-Barat, di abad itu Islam sudah smpal ke negeri Nusantara ini yaitu kota barus (sumatera utara) yg sebelumnya sudah dikenal oleh raja firaun mesir (gunung barus yg menyediakan bahan-bahan kapur utk proses kimia pengawetan mumi)

*ke 3…Akhlaq Mulia*

kesucian bngsa Arab. Stigma yg selama ini trbentuk di benak tiap orang adalah bahwa orang Arab di masa Rasulullah SAW itu Jahiliyyah.

Baca Juga :   MasyaAllah, Ulama Ini Naik Haji tapi Bukan ke Makkatul Mukarromah.

Keterbelakangan teknologi dan ilmu pngetahuan dianggap sebagai contoh utuk mnjelaskan makna Jahiliyyah. Padahal yg dimaksud dgn Jahiliyyah ssungguhnya bukan ketertinggalan teknologi, juga bukan kesederhanaan kehidupan suatu bangsa. Jahiliyyah dalam pandangan Al-Qur’an adalah lawan dari Islam. Maka hukum Jahiliyyah adalah lawan dari hukum Islam…Semangat Jahiliyyah adalah lawan dari semangat Islam.

Bangsa Arab saat itu memang sedikit trbelakang scara teknologi dibandingkan peradaban lainnya termsuk primitif. Mereka hidup di gurun pasir yg masih murni dan masih banyak terrdapat lahan padang rumput utk mngembalakan ternak-ternak (padang rumput di tengah gurun disebut oase/oasis) seperti pada gambar..

dan udara yg segar jauh dari polusi peradaban ke 2 wilayah romawi dan persia. Maka brbeda dgn moralitas bangsa lain yg sudah smakin terkotori oleh budaya kota, bangsa Arab hidup dgn kemurnian nilai kemanusiaan yg masih asli. Maka sifat jujur, amanah, saling mnghormati, dan adil adalah ciri mndasar watak bangsa yg hidup dekat dgn alam ini. Sesuatu yg telah sulit didapat dari bangsa lain yg hidup di tengah hiruk pikuk kota.

Sebagai contoh mudah, bangsa Arab punya akhlaq mulia sebagai penerima tamu. Pelayanan kepada seorang tamu, yg meski belum dikenal, merupakan bagian dari harga diri seorang Arab sejati. Pantang bagi mereka mnyia-nyiakan tamu yg datang. Kalau perlu smua prsediaan makan yg mereka miliki pun diberikan kepada tamu.

Pantang pula bagi bangsa Arab mnolak permintaan orang yg kesusahan..tapi budaya ini smpai ke juga loh ke indonesia seperti yg sy temui jika brkunjung ke rumah teman yg tinggal di beberapa desa dan kampung pnyambutan utk melayani tamu sangat istimewa..sampai makanan dalam lemari atau buah dari kebun-kebun mereka di hidangkan..(dalam hati kenyang deh yg sering-sering aja bertamu ke desa sambil bisa mnikmati keindahan alamnya serta makanan tradisioanalnya mantap)

Ketika bangsa lain mngalami degradasi moral seperti minum khamar dan mnyembah berhala, bangsa Arab hnyalah mnjadi korban imbasnya dari interaksi dgn mereka. Yupz, 360 berhala yg ada di sekeiiling Ka’bah tidak lain karna pngaruh interaksi pergaulan mereka setelah sehabis berdagang ke negri romawi dan persia dgn peradaban mereka yg amat mnggemari patung seperti dewa-dewa pada romawi dan yunani yg syarat budaya paganiesme. Bahkan sebuah berhala yg paling besar, yaitu Hubal, tidak lain merupakan sbuah patung yg dihadiahkan kaisr nero.

Maka budaya paganisme yg ada di Arab tidak lain hnyalah interaksi pngaruh buruk yg diterima sebagai imbas dari pergaulan mereka dgn budaya Romawi dan Yunani.

Sifat jujur, amanah, terbuka, dan mnghormati sesama merupakan akhlaq dan watak dasar yg tidak bisa hilang begitu aja. Dan watak dasar seperti ini dibutuhkan utk seorang dai, apalagi generasi dai pertama. Mereka tidak prnah merasa perlu utk mmutar balik ayat Allah, sebagaimana Yahudi dgn kitab tauratnya di rubah mnjadi kitab talmud dgn tulisan tangan rabi-rabi yahudi dan juga Nasrani melakukan revisi besar-besaran dgn alkitabnya.

arab yg masih lugu dan polos walau berwtak keras tapi mereka pnya nurani yg sngat bersih dari noda kotor. Yg mereka lakukan adalah taat, tunduk, dan patuh kepada apa yg Allah perintahkan tidak berani bermacam-macam utk merubah ayat-ayat al-qur’an

Begitu cahaya iman masuk ke dalam dada yg masih bersih dan suci, sinar itu mmbentuk proyeksi iman dan amal yg luar biasa. Berbeda dgn sifat bani Israil, yg dadanya penih dgn pembangkangan dan gemar membunuh para utusan Allah, sehingga bani israil ayat-ayat yg turun selalu mereka tolak dan para nabi yg diutus selalu mereka dustai…Bangsa Arab walaupun awalnya menolak kenabian muhammad tapi pada akhirnya seluruh suku quraisy di saat iman sudah masuk ke dalam dada semua kabilah-kabilah mengakui kerasulan muhammad..dan Hanya bangsa yg hatinya masih bersih yg mampu mnjadi tiang pancang peradaban manusia dan titik tolak penyebar agama terakhir ke seluruh penjuru dunia.

*ke 4…Bahasa Terkaya*

faktor bahasa…Sudah mnjadi ketetapan Allah SWT utk mngirim nabi dgn bahasa umatnya, agar tidak trjadi kesalahan dalam komunikasi antara nabi dan umatnya…tapi di alek bahasa pertama yg dipakai nabi adam as adalah bahasa arab

Firman Allah SWT: ”

Ar Rahman. ‘Allama lQura-na. Khalaqa alInsa-na. ‘Allamahu lBayaana (Qs.Ar Rahman, 1-4)

artinya: “Yg Maha Pemurah…Mengajarkan Al Quran…Menciptakan manusia…Mengajarkan kepadanya al-Bayan”..(Qs.Ar Rahman 55:1-4).

Al Bayan yg dibentuk oleh akar kata yg trdiri dari 3 huruf:..Ba, Ya dan Nun,.brmakna cara utk ekspresi yg trkandung dalam Qalb, bahasa yg jelas…Ke 3 huruf trsebut mnurunkan kata Mubiyn dalam ayat yg berikut:

“Hadza- Lisa-nun ‘Arabiyyun Mubiynun”..(Qs. An Nahl, 104), artinya:..”(Al Quran) ini bahasa Arab yg jelas (Qs. An Nahl, 16:104).

(dari alif, ba, nun, ya, ‘ain, qaf, Lam,..’Aqala artinya mnganalisis dan mnsintesis) dapatlah disimpulkan:

Baca Juga :   Inilah Rambut Rasulullah yang Disimpan di Museum Topkapi Turki

Allah Yg Maha Pemurah mnciptakan manusia…Khusus kepada Adam, Allah mngajarkan kepadanya al-Bayan, yaitu bahasa yg jelas, yaitu bahasa Arab…Jadi Nabi Adam AS memakai bahasa Arab.

Namun ketika smua nabi telah terutus utk masing-masing umat manusia, Allah mnetapkan adanya nabi terakhir yg diutus utk seluruh umat manusia dgn kembali kepada bahsa al-bayan (bahasa yg jelas di gunakan nabi adam as)…Dan kelebihannya adalah bahwa risalah yg dibawa nabi trsebut akan tetap abadi hingga selesainya kehidupan di muka bumi ini.

Utk itu diperlukan sbuah bahasa khusus yg bisa menampung informasi risalah scara abadi…Sebab para pengamat sejarah bahasa sepakat bahwa tiap bahasa itu punya masa keberadaan yg trbatas…Lewat dari masanya, bahasa itu akan tidak lagi dikenal orang atau bahkan hilang dari sejarah sama sekali.

Tidak usah jauh-jauh utk mmahami hal ini…Perhatikan aja bahasa kita, bahasa Indonesia…Coba Anda bandingkan bahasa Indonesia yg sekarang kita gunakan dan yg kita baca dalam brbagai tulisan di buku-buku maupun media yg lain saat ini dgn bahasa Indonesia atau bahasa Melayu 50 thn yg lalu, apalagi 100 thn yg lalu. Brbeda sekali.

yg dahulu bahasa tulisan kita tempo doeloe” perdjoangan dan persatoean..akhirnya berubah mnjadi bahasa nasional mnjadi “perjuangan dan persatuan” di masa orde baru sekarang ini

Bisa dibayangkan bagaimana bahasa Indonesia beberapa ratus thn yg lalu…Pasti sngat sulit kita pahami meskipun tentu masih ada bagian-bagian yg bisa kita mngerti…atau bahasa inggris ada 2 karakter bahasa yaitu inggris lampau dan inggris british setiap negara yg mnggunakan bahasa inggris lampau dan british akan berbeda makna terjemahan artinya

Maka harus ada sbuah bahasa yg brsifat abadi dan tetap digunakan oleh sejumlah besar umat manusia sepanjang masa. Bahasa itu trnyata mnurut pakar bahasa adalah bahasa Arab, sbagai satu-satunya bahasa yg pernah ada di muka bumi yg sudah brusia ribuan thn dan hingga hari ini masih digunakan oleh sjumlah besar umat manusia.

Bukan hnya digunakan, tetapi maknanya juga tetap sama…Coba Anda perhatikan, AI-Qur’an yg diturunkan lebih dari 14 abad yg lalu, maknanya scara umum dan segi bahasa tetap dapat dipahami oleh orang yg mngerti bahasa Arab di masa sekarang sebagaimana ia dimngerti oleh orang-orang di masa lalu hingga orang-orang yg hidup di masa awal Islam…Tentu aja utk memahami makna yg sebenarnya ayat-ayat Al-Qur’an tidak mudah, dibutuhkan brbagai ilmu utk itu…

Namun ini tak trkait dgn masa…Orang-orang sekarang maupun orang-orang di masa lalu mmbutuhkan bnyak bekal ilmu utk bisa mmahami makna ayat-ayat AI-Qur’an dgn benar, tidak cukup hnya ilmu bahasa Arab…Tetapi, sekali lagi, itu tidak terkait dgn waktu.
Itulah rahasia mngapa Islam diturunkan di Arab dgn seorang nabi yg brbicara dalam bahasa Arab…Sejak zaman Nabi Ibrahim AS bahasa itu sudah digunakan…Bahkan sebagian ulama brpendapat bahwa bahasa Arab adalah bahasa umat nabi adama as manusia yg pertama.

Sebagai bahasa yg trtua di dunia, wajarlah bila bahasa Arab mmiliki jumlah kosakata yg paling besar…Para ahli bahasa pernah mngadakan penelitian yg mnyebutkan bahwa bahasa Arab memiliki sinonim yg paling bnyak dalam pnyebutan nama-nama benda…Misalnya utk seekor unta,..orang Arab pnya sekitar 800 kata yg identik dgn unta…Utk kata yg identik dgn anjing, ada sekitar 100 kata…Maka tak ada 1 pun bahasa di dunia ini yg bisa mnyamai bahasa’Arab dalam hal kekayaan prbendaharaannya. Dan dgn bahasa yg lengkap dan abadi itu pulalah agama Islam disampaikan dan Al-Qur’an diturunkan.

*Tanpa Kemajuan Materiil*

Ke 5,..Arab adalah negeri tnpa kemajuan materiil sebelumnya. Seandainya sebelum turunnya Nabi Muhammad SAW bangsa Arab sudah maju dari sisi peradaban materi, bisa jadi orang akan mnganggap bahwa Islam hnyalah brfungsi pada sisi moral kematerrialistisme..Orang akan beranggapan bahwa peradaban Islam hnya peradaban spiritualis, yg hnya mngacu pada sisi ruhaniyah sepihak

Islam diturunkan di Jazirah Arab, yg tidak pnya peradaban materi, lalu tiba-tiba brhasil mmbangun peradaban materi di seluruh dunia, maka tahulah orang-orang bahwa Islam itu bukanlah ajaran yg bersifat parsial, yg sepotong-sepotong belaka…Mereka yakin bahwa Islam adalah sbuah ajaran yg multidimensi…Ajaran Islam mngandung masalah materi dan ruhani.

Ketika sisi aqidah dan fikrah (pemikiran) bangsa Arab sudah trtanam dgn Islam, ajaran Islam kemudian mngajak mereka mmbangun peradaban materi yg mnakjubkan dalam catatan sejarah manusia…Pusat-pusat peradaban dibangun bangsa-bangsa yg masuk Islam dan mnjadikan peradaban mereka smakin maju dan kaya
Logikanya, bila di tanah gersang padang pasir itu bisa dibangun peradaban besar dgn brbekal ajaran ilmu Islam, tentu mmbangun peradaban yg sudah ada bukan hal sulit…Karna itulah, di negeri-negeri Islam yg peradaban sebelumnya sudah maju, seperti Mesir, Persia, dan India, kehadiran Islam smakin memajukan peradaban mereka.

Mengapa..? Karna, Islam tetap mmpertahankan hak milik mereka yg baik dan hnya mnghapuskan yg bersifat kolonialisme dan kapitalisme

Sumber: Aril Notty‎

Leave a Reply

Your email address will not be published.