Begini Cara Menyucikan Najis Air Seni (Kencing) Bayi

Pertanyaan:
Saya memiliki bayi perempuan berusia 3 bulan. Makanan sehari-harinya adalah ASI dan susu formula. Bila saya terkena air seninya, bagaimana hukumnya?

Apakah menyucikannya sama dengan menyucikan najis air seni bayi perempuan yang hanya minum ASI?

Ummu Muthi’ah (27), Bekasi



Jawaban:
Ada beberapa hadits shahih yang menjelaskan tentang perbedaan antara air seni (kencing) bayi laki-laki dan bayi perempuan.

Di antaranya, hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, dari Ummu Qays binti Muhsin bahwa dia membawa bayinya kepada Rasulullah saw yang masih kecil dan belum makan apa pun.

Rasulullah saw menggendong bayi tersebut dan memangkunya, tiba-tiba bayi tersebut mengompol. Beliau meminta air dan memercikkannya pada pakaian yang terkena air seni tersebut dan tidak mencuci pakaian itu.



Di riwayat lain (Bukhari Muslim), Rasulullah saw meminta air dan memercikkannya di atas kencing itu.

Aisyah ra berkata, “Dahulu Nabi saw sering dibawakan bayi-bayi yang masih kecil untuk beliau doakan, lalu beliau mendoakan mereka. Suatu ketika didatangkan seorang bayi yang masih kecil, beliau saw menggendongnya, lalu bayi tersebut kencing pada bajunya. Beliau meminta air dan memercikkannya pada bekas kencing itu dan tidak mencuci pakaiannya,” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam Sunan Abu Daud disebutkan, dari Ali bin Abi Thalib bahwa Rasulullah saw bersabda, “Kencing bayi laki-laki diperciki, sedangkan kencing bayi perempuan dicuci.”

Baca Juga :   Jadikanlah Air Matamu Paling Mahal di Dunia Dan Paling Bernilai di Akhirat

Hal ini berlaku untuk bayi yang belum memakan makanan apa pun selain ASI. Namun, jika bayi laki-lakitelah memakan makanan, maka menyucikan kencingnya bukan lagi diperciki, melainkan harus dicuci.

Sementara Lubabah binti Al Harits berkata, “Al-Husain bin Ali pernah berada di pangkuan Rasulullah saw, lalu mengencingi pakaian beliau, aku pun mengatakan, pakailah pakaian yang lain dan berikan padaku sarungmu itu wahai Rasulullah, biar aku cucikan. Beliau menjawab: Sesungguhnya kencing anak perempuan dicuci dan kencing anak laki-laki dipercikkan dengan air,” (HR Abu Daud, hadits hasan shahih).

Berdasarkan penjelasan di atas, maka cara membersihkan pakaian yang terkena air seni bayi perempuan mesti dicuci hingga bersih, walaupun ia hanya mengonsumsi ASI.

Sedangkan susu formula temasuk dalam kategori memakan makanan selain ASI.

Wallahu a’lam

Dijawab oleh Ustadzah Herlini Amran (kontributor Ummi)

Sumber: ummi-online.com


Leave a Reply

Your email address will not be published.