Mengisi Ramadhan dengan Amal Terbaik Bukan Dengan Pacaran

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana pintu Surga dibuka dan pintu Neraka ditutup, serta Syaitan-syaitan dibelenggu. Artinya bahwa bulan Ramadhan adalah bulan dimana nilai amal sholeh di bulan ini begitu berarti karena pahala yang berlipat ganda atasnya. Dan Allah menutup kemungkinan seorang yang berpuasa untuk melakukan kemaksiatan dengan puasanya.



Bagi sebagian muslim, Ramadhan adalah bulan istimewa, bulan mengejar pahala dan amal sholeh dengan sebaik-baiknya. Oleh karenanya mereka ini akan sangat bersemangat beribadah ketika berada di bulan Ramadhan. Bagi sebagian yang lain, Ramadhan hanyalah bulan biasa sebagaimana bulan-bulan lainnya. Termasuk juga melakukan kemaksiatan yang dilakukan di bulan lainnya dengan biasa saja.

Tentu yang terbaik di sisi Allah Ta’ala adalah mereka yang mengistimewakan bulan Ramadhan sebagaimana Rasulullah dan Salafunashshalih mengajarkan dan mempraktikkan. Mereka semua menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan mencari pahala sebanyak-banyaknya, dengan mengerjakan amal sholeh dengan sebaik-baiknya.



Lalu untuk kita, seorang muslim biasa, tentu yang paling tepat untuk dijadikan teladan dalam menjalani bulan Ramadhan adalah apa yang dicontohkan Rasulullah dan Salafunashshalih.

Tentu akan sangat merugi jika Ramadhan ini ada yang masih disibukkan dengan pacaran dan kemaksiatan lainnya. Karena bukan hanya akan kehilangan kesempatan mendapatkan pahala terbaik di bulan ini dan menggugurkan dosa-dosa yang telah lalu, tetapi juga menghabiskan waktu dalam menahan lapar dan dahaga untuk hal yang sia-sia. [syahid/voa-islam.com]

Baca Juga :   Kenapa Berbuat Maksiat Selalu Nikmat dan Indah? Ini Kata Iblis.

Ditulis oleh @AdjihMubarok Tim Penulis @IndonesiaTanpaPacaran