Bungkuslah Semua Rasa Sakit Dan Kecewamu Dengan Doa Lalu Biarkan Allah Mengambil Alih Semuanya

Rasa sakitmu saat ini jangan sampai kau ubah menjadi sebuah kebencian dan dendam pada dia yang menyakitimu. Kecewamu jangan sampai membuatmu menyerah atau membenci siapapun yang membuatmu kecewa.



Bungkuslah semua rasa sakit dan kecewamu dengan doa, luapkan dalam doamu. Lalu biarkan perlahan Allah hilangkan dari dirimu dengan cara-Nya sendiri.

Jangan Biarkan Rasa Sakitmu Menjadi Sebuah Kebencian, Sebaliknya Belajarlah Sabar Dan Ikhlas Dari Rasa Sakitmu
Umumnya kebencian itu pasti karena pernah disakiti, oleh sebab itu jangan biarkan rasa sakit yang kamu rasakan itu berubah menjadi kebencian.

Sebaliknya belajarlah menjadi pribadi yang penyabar dengan tidak membalas dan membenci orang-orang yang menyakitimu.



Biarlah Rasa Sakitmu Melebur Dalam Kepasarahanmu, Bila Dia Layak Mendapatkan Balasan Biar Allah Yang Membalasnya
Berpasrahlah pada Allah, berharaplah pertolongannya dapat menyembuhkan luka dan kecewamu.

Biar Allah yang ambil alih lukamu, membalaskan kesabaranmu dengan kebaikan dan membalas “kekejamannya” dengan sesuatu yang menyakitkan atau pembelajaran.

Belajarlah Dari Rasa Kecewamu, Bahwa Satu-Satunya Yang Tak Dapat Membuatmu Kecewa Adalah Keyakinanmu Pada Allah

Setelah merasakan kecewa seharusnya kamu bisa belajar bahwa semua orang bisa melukaimu. Karenanya jangan terlalu percaya dan jangan terlalu berharap pada selain lain Allah.

Baca Juga :   Kesombonganmu Akan Menghapus Amal Ibadahmu Selama 70 Tahun

Percayalah Semakin Khusuk Ibadahmu Maka Akan Semakin Hilang Rasa Sakitmu
Semakin khusu’ ibadahmu maka akan semakin tenang perasaanmu, akan hilang semua perasaan sakit, benci dan amarahmu.

Berserahlah dan perbanyak berdoa untuk kebaikan dirimu, sebab doa orang-orang yang sedang disakiti lebih mudah diijabah, karenanya berdoalah yang baik-baik.

Yakinlah Bahwa Allah Cukup Adil Untukmu Yang Penuh Kesabaran Meski Sudah “Sejuta” Kali Dilukai
Yakinlah bahwa pertolongan Allah akan datang padamu, bersabarlah dalam doamu.

Bersabarlah mengobati lukamu tanpa membenci atau membalas, kelak akan datang kebahagian sebanyak rasa sakit yang kau rasa selama ini.