Suami Tusuk Istri yang Hamil 5 Bulan, Perut Korban Sempat Dielus & Dicium: Kamu Mau Lihat Saya Mati

Seorang ibu hamil 5 bulan di Garut, Jawa Barat ditusuk suaminya sendiri.

R (30), warga Kampung Rapuhan, Desa Karangsari, Kecamatan Leuwigoong ditusuk suaminya yang berinisial E (35) alias Careuh pada Senin (11/11/2019) sekitar pukul 13.30 WIB siang.

Kapolsek Leuwigoong, Ipda Iwan Soleh membenarkan kejadian penusukan ibu hamil itu.




Iwan mengatakan bahwa kejadian penusukan ibu hamil itu terjadi saat kondisi di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan sepi.

“Kejadiannya di rumahnya sendiri, memang sedang tidak ada siapa-siapa,” jelas Iwan Senin (11/11/2019) seperti dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.

Akibatnya, korban yang diketahui tengah hamil lima bulan itu harus menjalani perawatan medis di RSU dr Slamet Garut lantaran kondisinya kritis.

Begitu juga dengan suaminya karena melukai dirinya sendiri setelah menusuk istrinya.

Iwan menjelaskan bahwa aksi penusukan tersebut pertama kali diketahui tetangga yang mendengar jeritan korban minta tolong.

Saat itu, korban sempat dibawa ke Puskesmas Leles oleh warga.

Hanya saja karena lukanya cukup parah, korban akhirnya dirujuk ke RSU dr Slamet Garut.

“Korban sedang hamil anak yang kedua lima bulan, kondisinya kritis karena ususnya keluar,” ucapnya.




Iwan menambahkan bahwa pihaknya masih mendalami motif penusukan ibu hamil itu.

Dari keterangan beberapa saksi, belum diketahui secara pasti motifnya lantaran kejadiannya begitu cepat.

“Saksi yang mengetahui penusukannya juga belum mengetahui motifnya, karena kejadiannya begitu cepat,” ungkapnya.

Baca Juga :   3 Hal Remeh Ini Bisa Menyebabkan Manusia Masuk Neraka

Korban kerap cekcok dengan Suami Korban, R mengatakan bahwa dirinya baru sekitar 6 bulan menikah dengan E.

Saat menikah dengan E, R berstatus janda beranak satu yang berusia 8 tahun. Anak R diketahui tinggal bersama mantan suaminya.

Selama menjalani kehidupan rumah tangga, R mengaku kerap cekcok dengan suaminya.

Terakhir, R meminta suaminya untuk mencari kerja. Namun saat itu E justru menolak.

R pun tak segan mengungkap kebiasaan suaminya sehari-hari saat berada di rumah.

“Sehari-harinya cuma tiduran, makanya saya minta dia cari kerja,” ungkap R.

Setiap cekcok, R menyebut jika suaminya kerap mengancam dirinya ‘daripada pisah lebih baik mati’.

Pasalnya, E tidak mayu kehilangan R. Setelah kejadian ini, R pun meminta agar E dihukum sebarat-beratnya.

Tak hanya itu, R juga akan menuntut cerai suaminya.

Pelaku Diduga Cemburu
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, E tega menusuk istrinya yang sedang hamil diduga karena cemburu.

R pun bercerita bahwa malam sebelum penusukan, mantan suaminya sempat datang ke rumahnya untuk menjemput anaknya.

Saat itu, kebetulan anaknya sengaja dibawa R ke rumah karena sedang libur sekolah.

“Malam itu Suami saya sudah bawa-bawa tongkat mau mukul mantan Suami saya yang mau jemput anak,” ucap R, Rabu (13/11/2019) saat ditemui di ruang perawatan RSU dr Slamet Garut.

Melihat hal itu, R langsung bersembunyi di rumah bibinya yang berlokasi tak jauh dari rumah orang tuanya yang ditinggalinya bersama E.

Baca Juga :   Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Nabi Muhammad SAW Melarang Pria Memakai Emas

Saat itu, R sudah menduga jika suaminya akan mencarinya. Untuk itu dia bersembunti di rumah bibinya.

“Jam 1 malam, dia datang gedor-gedor ke rumah nyari saya, orangtua saya kasih tahu saya ada di rumah bibi, padahal saya pengennya jangan dikasih tahu,” terangnya.

Setelah mengetahui E ada di rumah bibinya, E pun langsung mendatanginya.

Awalnya, E enggan menemui suaminya. Namun suaminya terus berdiri di depan rumah hingga lebih dari setengah jam. Hingga, dirinya pun menghampiri suaminya.

E dan R pun akhirnya duduk bersama.

“Saat duduk dia ngelus-ngelus perut, kemudian meluk dan nyiumin saya, terus dia bilang “Kamu mau lihat saya mati,” katanya.

R sendiri saat itu sudah merasa curiga pada suaminya. Karena, gelagatnya berbeda.

E tampak gelisah. Hingga, saat dirinya lengah, E langsung menusukkan pisau ke perutnya yang tengah hamil.

“Dia mengincar perut saya, saya terus berusaha melindungi perut saya sambil teriak minta tolong, makanya saya kena tusuk di kaki, tangan dan punggung, banyak luka,” katanya.

R menuturkan, saat berusaha menusuk perutnya, suaminya begitu membabi buta. Hingga akhirnya datang saudara R dan E pun pergi.

“Saya udah lemas karena banyak luka, saya enggak melihat dia menusuk dirinya sendiri,” jelas E.

Sumber: tribunnews.com


Leave a Reply

Your email address will not be published.