Bahaya Pamer Ibadah di Sosmed : Bukan Mendapat Pahala Malah Masuk Neraka

“Alhamdulillah, waktunya berbuka shaum sunnah!”

“Akhirnya selesai juga tarawihnya.”

“Senangnya berbagi dengan anak yatim!”

“Waktunya baca Al Qur’an!”

“Alhamdulillah, bisa shalat di Masjidil Haram dan mencium hajar aswad!”

“Betapa sejuknya hati tadi malam, saat aku bertemu dengan MU ya Allah, di sepertiga malam Mu”

Pernahkah Anda membaca status yang nadanya seperti di atas? Entah di Facebook, Instagram, Twitter, Path dan banyak media sosial lainnya.

Jika dilihat secara sekilas, memang tak ada yang salah dengan status tersebut. Suka-suka si pembuat status ingin menulis apa saja di sosial media.

Namun jika kita renungkan lebih dalam, sebaiknya waspadalah jika suatu saat Anda ingin membuat status sejenis. Anda bisa terkena dosa riya. Tak percaya?

Sudah bukan hal aneh lagi, bahwa sekarang ini sosial media kerap digunakan oleh penggunanya untuk menunjukkan eksistensi diri, hal ini bisa terlihat dari status yang dibagi mengenai aktifitas yang dilakukan sehari-hari, terkadang bukan hanya tulisan, namun juga foto yang diunggah untuk menunjukkan aktifitas pemilik akun yang bersangkutan.

(Visited 290 times, 4 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1xbet casino siteleri casino siteleri betpasbahçeşehir escort bahçeşehir escort cossinc cratosslot vdcasino asyabahis sekabet ikitelli eskortsi5.org