Inilah 5 Doa Mustajab Warisan Para Nabi

Doa adalah sebuah bentuk permohonan dari seorang hamba kepada Rabbnya saat ia menginginkan dan mengharapkan sesuatu. Ada kalanya doa yang diucapkan begitu cepat dikabulkan, ada yang harus menunggu lama dan apa pula yang tidak kunjung dikabulkan hingga akhir hayatnya.

Berdoa tidak hanya dilakukan oleh manusia biasa, namun para nabi pun melakukannya. Bahkan doa-doa yang dilantunkan para utusan Allah SWT ini tidak terhitung jumlahnya. Beberapa diantaranya diabadikan di dalam Al-Qur’an.

Terdapat lima doa mustajab warisan para nabi. Doa-doa ini bila dihafal dan dirutinkan memiliki keutamaan tersendiri. Terlebih karena menggunakan kata-kata yang baik sehingga menyentuh hingga ke lubuk hati. Seperti apa doa-doa mustajab tersebut? 

1. Doa Taubat Nabi Adam AS

Ketika Nabi Adam dan Hawa melakukan kesalahan yang membuat keduanya terusir dari surga dan diturunka ke bumi, mereka pun lantas memohon taubat kepada Allah SWT atas kesalahannya tersebut.

Doa ini tercantum dalam Al-Qur’an surah Al A’raf ayat 23 yang berbunyi, “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.”

2. Doa Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS Agar Amalnya Diterima Allah SWT

Setiap manusia memiliki tugas untuk menyembah kepada Allah SWT serta melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Diantara salah satu bentuk mentaati perintah Allah Ta’ala adalah dengan melakukan amalan-amalan kebaikan. Hal ini tidak hanya wajib dilakukan oleh manusia biasa, para nabi pun juga diwajibkan untuk selalu melakukan amalan-amalan shaleh.

Seperti halnya Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, mereka bergotong royonh membangun rumah Allah di Makkah, yaitu Ka’bah yang hingga saat ini menjadi kiblat umat muslim se-dunia. Dan ketika pembangunan Baitullah telah selesai, keduanya pun berdoa kepada Allah SWT bahwa,

“Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah ayat 127).

3. Doa Kesembuhan Nabi Ayyub AS

Doa MustajabSalah satu Nabi Allah SWT yang mendapatkan ujiana berat semasa hidupnya adalah Nabi Ayyub. Pada saat itu semua hartanya hangus dan tidak tersisa, keturunannya pun meninggal, terlebih lagi dikarenakan penyakit yang merusak tubuh dan wajahnya. Namun semuanya dihadapinya dengan penuh kesabaran.

Bahkan saat berdoa, beliau tidak meminta diberikan kesembuhan melainkan hanya memuji Allah SWT yang Maha Pengasih.

Lebih hebatnya, ketika ia telah mengucapkan doa tersebut, penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun tersebut sembuh. Bahkan keturunan dan hartanya pun dikembalikan Allah SWT dengan jumlah yang berlipat ganda.

(Visited 75 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1xbet casino siteleri betpasbahçeşehir escort bahçeşehir escort escort beylikdüzü esenyurt escort büyükçekmece escort toopla.com avcılar escort cossinc deneme bonusu