Orang Tua Harus Tahu, Inilah 8 Hal yang Paling Ditakuti Anak

Anak merupakan anugerah Allah yang paling luar biasa. Setiap anak memiliki karakteristiknya masing-masing. Jadi, kita sebagai orang tua haruslah tau karakteristik yang dimiliki setiap anak-anak kita.

Kita haruslah jeli dalam mendidik dan membesar anak-anak kita. Anak-anak semuanya masih sensitif dalam menyikapi sesuatu. Khususnya terhadap 8 hal berikut ini:

1. Orang Tua Bertengkar
Mata mutiara anak, akan merekam kata – kata yang terlontarkan oleh papa mamanya di depan matanya. Suami istri yang bertengkar tidak pernah berhenti, bahkan berkelahi, KDRT, dll, akan membuat tekanan tersendiri di dalam hati sang anak; ada beberapa orangtua hubungan mereka tidak baik, jarang berkomunikasi di rumah, tumbuh di keluarga ini, sang anak akan merasa tertekan, dan akan merusak kesehatan mentalnya, membuat sang anak menjadi dingin, kesepian.

2. Orangtua Marah
Marah pada anak, tentu saja akan melukai anak. Dalam ketakutan, mereka mungkin ada:

  1. Menurut apa yang kamu bilang
  2. Kaget, dan tidak berani bergerak
  3. Menangis, tidak akan pergi melakukan apa yang kamu larang, dan juga tidak melakukan apa yang ingin dia lakukan
  4. Belajar cara kamu marah, melemparkan barang favoritmu ke bawah tanah

 

Sebaiknya jangan marah kepada anak, harusnya kamu jelaskan dengan jelas, harus lakukan apa, dan disaat yang sama anakmu akan merasa kamu care dengannya. Kalau memungkinkan, sebelum marah, beri peringatan, seperti: “saya sudah tidak tahan ingin marah, sebaiknya cepat lakukan”

3. Cuek
Penelitian membuktikan, orang tua yang aneh memberi dampak yang buruk bagi mental sang anak, membuat masa remaja hingga dewasa sang anak akan bermasalah. Tidak peduli apakah terlalu mencintai anak, atau anak yang terlalu didiamkan, atau anak yang tidak dianggap, hanya dengan merasa dicuekin, anakmu akan terluka. Anak yang didiamkan akan membenci mamanya, dan anak yang terlalu dimanja akan membenci kakak adiknya.

4. Orangtua yang Tidak Jujur
Kehilangan kepercayaan akan kehilangan kehormatan disaat yang sama, kepala keluarga tidak memegang perkataan, akan kehilangan kehormatan dari anaknya sendiri, dan akan mengganggu perkembangan anak. Kondisi akan akan membentuk sifat anak yang buruk, menjadi seseorang yang tidak bertanggung jawab, dengan begini sang anak akan mudah memilik kebiasaan yang “sembrono”, “tidak dipercaya”. Kebiasaan ini akan membuat dia kehilangan banyak teman dan kesempatan.

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1xbet casino siteleri betpasbahçeşehir escort bahçeşehir escort escort beylikdüzü esenyurt escort büyükçekmece escort toopla.com avcılar escort cossinc deneme bonusu