Cewek Bergelar Master Nikahi Sopir Truk, Kisah Cinta Beda Kasta Ini Bikin Netizen Terenyuh

Pernikahan pasangan asal Malaysia, Suraiha Zaini (27 tahun) dan Mohd Hafis Hozahli mendadak ramai diperbincangkan netizen. Pasalnya, latar pendidikan keduanya yang berbeda jauh satu sama lain.




Zuraiha merupakan seorang lulusan S2 bergelar master, sedangkan sang suami Mohd Hafis adalah seorang lulusan SMA yang berprofesi sebagai sopir truk.

Pernikahan dua sejoli ini pun mendapat cibiran dari para tetangga dan orang terdekat. Kisah sedih pasangan ini pun viral usai diunggah di Twitter @azuraorkid baru-baru ini.

Melalui cuitan di akun Twitter, Zuraiha pun mencurahkan isi hatinya akibat nyinyiran orang-orang tentang pernikahannya.




“Warga desa mencibir ayah dan ibu saya ‘anak pintar, menikahi seorang sopir truk’,”

“Nyonya… menikah dengan sopir truk tidaklah hina,”

“Dan kita ini hamba yang belum tentu mulia di sisi Tuhan,” tulis Zuraiha, dikutip Rabu, 16 Oktober 2019.

Dikutip dari Mstar, Zuraiha pun bercerita jika ia sudah mengenal sosok sang suami sejak duduk di sekolah menengah, tepatnya 10 tahun lalu. Usai lulus sekolah, dirinya mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2 di Universtas Sultan Idris (UPSI), sedangkan sang suami tidak, hanya lulus sampai SMA.

“Saya meneruskan ke perkuliahan, sementara dia tidak bernasib baik,”

Baca Juga :   Ingin Kaya? Inilah Doa Nabi Sulaiman Hingga Menjadi Manusia Paling Kaya Sepanjang Masa

“Lulus SMA, dia bekerja serabutan di kampung, dia kemudian menjadi sopir truk, dari awalnya mengantar barang di kawasan setempat,”

“Kemudian keluar dari kampung, saat kami tunangan Januari lalu,” katanya.

Perempuan yang kini berprofesi sebagai guru ini pun mengatakan dirinya tak malu dan justru bangga dengan profesi suaminya sebagai sopir truk.

“Bila ada yang bertanya soal suami aya, saya akan bangga bilang kalau suami saya sopir truk. Jodoh adalah ketentuan Tuhan,” tulis Zuraiha.

“Jangan pandang rendah pekerjaan sopir truk, kami sekeluarga menerima dia seadanya, karena sikapnya yang bertanggung jawab, dan penyabar,”

“Bagi saya menikah itu tak perlu melihat pendidikan seseorang, yang wajib dalam pernikahan hanyalah mas kawin,” lanjut Zuraiha.

“Kami pun hanya menikah secara sederhana, yang penting adalah calon suami kita bisa jadi kepala keluarga yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Curhatan Zuraiha ini lantas viral dan membuat banyak netizen terenyuh dengan kisahnya.

Sumber : minews.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.