Heboh, Masjid Riyadhul Jannah di Sukoharjo Disita Bank

Masjid Riyadhul Jannah di Dukuh Bangsri Cilik RT 03 / RW 01, Kelurahan Kriwen, Sukoharjo, Jawa Tengah heboh di media sosial.

Penyebabnya di sekitar halaman masjid itu terpampang papan pengumuman bertuliskan ‘Tanah dan Bangunan Ini dalam Pengawasan PT BPR Central International’.

data-ad-slot="4157072098"
data-ad-format="auto"
data-full-width-responsive="true">

Sontak netizen beranggapan masjid itu akan dilelang oleh bank.

Warganet juga berpolemik tentang status masjid yang harusnya wakaf menjadi kepemilikan salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

kumparan kemudian mencoba menelusuri kebenaran kabar yang menghebohkan jagat maya itu.

Ketua Takmir Riyadhul Jannah Mulyono mengatakan masjid itu dibangun pada tahun 2011 oleh seorang pengusaha bus asal Sukoharjo bernama Yatimin Suyitno. Yatimin kini telah meninggal dunia.

Menurut Mulyono saat proses pembangunan masjid, Yatimin tidak mau dibantu oleh warga sekitar.

Karena menurut Mulyono, Yatimin sejak lama ingin mendirikan masjid dengan pendanaan sendiri.