Video VIRAL Ibu Sholat dan Panjatkan Doa di Dalam Hutan, Anaknya Hilang di Hutan Danau Kaco Kerinci

Seorang pendaki bernama Ikhsan Almughoni dikabarkan hilang di salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Ikhsan dilaporkan hilang pada awal Januari lalu dan hingga kini Tim SAR masih mencari pelajarj berusia 17 tahun tersebut.



Orangtua dari Ikhsan Almughoni juga masih optimis jika anaknya masih hidup.

Bahkan ibunya tak henti memanjatkan doa di tempat kejadian putranya menghilang.

Hal ini dibagikan oleh akun Instagram @mountnesia, Minggu (12/01).

Dikutip dari keterangan postingan, seorang ibu yang sedang memunajatkan doa di tempat kejadian Ikhsan hilang dan hingga saat ini belum diketemukan.

Semoga saudara kita Al cepat di temukan dan doa seorang ibu cepat dikabulkan aamiin.

Seorang siswa sekolah menengah atas (SMA) di Kota Sungai Penuh, Jambi, dilaporkan hilang.



Siswa bernama Ikhsan Almughoni (17) itu hilang saat pulang rekreasi dari Danau Kaco, Kabupaten Kerinci, bersama tiga orang temannya.

Ikhsan dilaporkan hilang pada Rabu (1/1/2020 sore. Saat itu, korban bersama tiga temannya hendak pulang dari danau sebening kaca itu.

Namun Ikhsan terpisah dengan rombongannya. Basarnas Jambi menduga Ikhsan tersesat karena Danau Kaco merupakan lokasi wisata yang berada di wilayah hutan lindung serta Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Melansir dari pemberitaan di Youtube, orangtua korban mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian anaknya.

Dan ketika disinggung mengenai tanda-tanda terhadap hilangnya Ikhsan, ayahnya mengaku jika dirinya memiliki firasat bahwa putranya masih hidup.

“Harapannya agar anak kita dapat pulang dan cepat kembali ke keluarga, kalau mimpi saya tidak ada mimpi, firasat saya yakin bahwa Almughoni masih hidup,” ujar ayah Ikhsan Almughoni.

Dikutip dari laman penjelajah.com, kronologi kejadian hilangnya pelajar tersebut bermula untuk menikmati pesona Danau Kaco bersama temannya.

Namun, dalam perjalanan pulang, Ikhsan lebih dulu berjalan dan meninggalkan teman-temannya saat akan menyebrang sungai.

Penyintas bernama Ikhsan Almughoni yang berusia 17 tahun itu masih duduk di kelas 12 SMA Negeri Sungai Penuh, Kerinci.

Penyintas bersama beberapa temannya pergi menikmati pesona Danau Kaco, dan tiba di Danau Kaco pada Rabu (1 Januari 2020) sekitar pukul 13.00 WIB, setelah menempuh perjalanan dari Benteng Desa Manjuto Lempur dengan berjalan kaki sementara sepeda motor yang mereka gunakan dari Kota Sungai Penuh dititipkan atau di Parkir di Benteng Desa Manjuto Lempur.

Kemudian pada pukul 16.10 WIB, penyintas dan temannya menempuh perjalanan pulang melalui jalur yang sama dan diperkirakan sampai di Benteng Manjuto Lempur sebelum magrib.

Dalam perjalanan pulang, sesampainya rombongan di kawasan Mupening yang harus menyeberangi Sungai Ulu Ayik, penyintas lebih dulu berjalan dan meninggalkan teman-temannya yang masih di belakang dengan jarak kira-kira jarak 100 meter.

Namun pada pukul 18.10 WIB, tiga orang teman penyintas tiba di Benteng Desa Manjuto Lempur, namun tidak menemui korban baik di Benteng Manjuto maupun selama perjalanan pulang. Ketiga teman penyintas kemudian melaporkan kehilangan penyintas.

Penyintas Ikhsan adalah warga Desa Karya Bhakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh sampai kini masih dalam pencarian tim SAR Basarnas Jambi.

Sumber: tribunnews.com